Kamis, 18 Juli 2013

Konsultasi Promil Pertama

Yaaaaahhhh...

Akhirnya aku mengibarkan bendera putih buat promil mandiri. Haid ke-12 setelah kelahiran twin menjebolkan pertahanan untuk program sendiri.

Di hari kedua haid ku ini, aku pun berangkat ke dokter dengan suami tercinta.
Awalnya pengen ke klinik apotek deket rumah, tapi karena ditungguin sampai jam 8 nggak buka-buka. Akhirnya pindah ke rumah sakit, sekalian pengennya sama dokter SpOG (K) / Spesialis fertilitas.

Ada 2 RS paling deket rumah, karena yang satu RS negeri, dan sudah hapal RS negeri seperti apa... antriaannya panjaaaaaaang nian, dan dokternya sok sibuk dan sok penting. Bikin BeTe kuadrat.
Pilih dipilih, sampai juga di RS Cakra Husada

Eh... waktu lihat papan, ternyata dokter SpOGnya sama di apotek yang ditungguin nggak buka-buka. hihihi...

Daftar, nunggu, ditensi langsung masuk ke ruang dokter. Cepet ya? saking cepetnya kaget aku. hehehe...
Kebiasaan di RS negeri kan habis daftar nunggu lamaaa... trus ditensi... nunggu lagi... dipanggil... nunggu lagi... bayar... pulang. jam 7 dateng, jam 11 baru pulang.

Masuk ditanyain haid, dimintain test lab sebelum-sebelumnya. trus di USG. dan...

Taaa... Raaa...

Semuanya normal dan bagus, walaupun haidku nggak teratur, is OK.

Dan akhirnya setelah diskusi panjang lebar, dokter cuma suruh ngelanjutin minum vitamin-E dan dosis Asam folatnya ditambah jadi 2 kali sehari. (@400 mcg)

And, dokter belum berani kasih penyubur, mengingat hamil terakhir kembar tanpa penyubur, takutnya malah kebanyakan nanti kembarnya.

Dan semua test lab diulang, mulai dari Preparat sampai TORCH

Yaaa...

begitulah kisahku kali ini.

Sekarang lagi ngumpulin recehan buat test TORCH minggu depan

dan semoga aja haidnya udah selesai, jadi bisa test preparat sekalian.

Semoga program kali ini lancar. Aamiin

Senin, 08 Juli 2013

Program Hamilku : Vitamin E

Akhirnya bulan Juli dateng.

Hati udah mulai tenang, setelah Mei 2012 lalu kepergian twin. Akhirnya suami sudah mulai legowo kalau program hamil kali ini, butuh sokongan. Butuh usaha lebih. Nggak cuma asal bikin aja nanti jadi... hehehe

Agak terharu dan bahagia waktu main ke Yogya dan diajak mampir ke Apotek. Kirain mau beli suplemen fitness. Eh, ternyata suamiku tercinta memilih-milih vitamin E dan minyak ikan.

Sempet dapet rekomendasi dari temen dokter nyoba mereknya Wellness, sayangnya di apotek nggak ada, jadi pilihan jatuh ke SEA-QUILL Vitamin E-400 IU. Langsung borong beli satu botol (120 softgels). Harganya sekitar Rp 190.xxx,- Lupa tepatnya berapa. Jatuhnya lebih murah daripada Nature E, Ever E atau Nourish Skin. Tapi emang sekali beli, lumayan mahal menurutku.

Agak khawatir waktu search di mbah Google, ada yang bilang 400IU itu kebanyakan, apalagi mengingat usiaku yang baru 21. Katanya 100 IU aja cukup, Lah, masalahnya ini softgel, mana bisa dicuil?
Akhirnya kelabakan buka buku dari Dr OZ, eh, disana menyebutkan untuk program hamil 200 IU 2 kali sehari. Legaaaa... rasanya hatiku....

Tengok-tengok di forum bumil, mereka juga diresepkan 400 IU, dan banyak yang berhasil.

Yah, semoga aku juga bernasib sama. Aamiin

Testimoni pakai vitamin ini :

  • Kulit jadi halus, jerawat mundur teratur, dan wajah bersinar. (asyik asyik asyik)
  • Waktu pertama minum itu tanggal 1 Juli, masuk ke hari ke-16 siklus. Biasanya puncak masa subur di skitar hari ke-24. Eh, ternyata, masa suburnya maju, jadi hari ke 19. (plok plok plok... alamat siklus haid mulai bagus).

Sementara itu aja testimoninya. Belum ada efek yang lain menurutku.
Semoga saja Bulan Ramadhan ini, Berhasil HAMIL. AAMIIN

Saya doakan semoga yang lagi baca dan promil juga, berhasil hamil juga ya.

Semangat terus !!!

Galau ! Sudah Telat, Test Pack Kok Negatif?

Karena banyak yang GALAU karena merasa telat haid, tapi takut TP,
Maka mari kita berdiskusi.

"Apakah bunda benar-benar sudah telat haid?"


Saya termasuk produk "Galau Merasa Telat, TP Negatif" pada keguguran pertama hingga kehamilan kedua.

Selama itu, saya mendeteksi haid dengan menghitung, memakai aplikasi, atau kalkulator masa subur. Yang ada, saya tambah stres, karena stiap bulan selama 1 tahun itu, saya merasa telat trus. (kebayang kan berapa test pack yang dihabisin)

Setelah keguguran kedua, saya mulai melahap ilmu berkaitan dengan ini. Ternyata, rumus menghitung sama sekali tidak akurat untuk yang memiliki haid nggak teratur (walaupun jaraknya 1-2 hari saja). Apapun itu rumusnya, dalam hal memprediksi kapan dilakukannya test pack, dan kapan dikatakan telat haid.

Untuk bunda yang memiliki haid tidak konsisten, atau baru saja keguguran. Sebaiknya, coba ubah rumusnya, jangan mencari perkiraan haid, tapi cari, kapan ovulasi sebenernya terjadi (benar-benar terjadi, bukan perkiraan).

Caranya, bisa dengan dicatat, kapan ada lendir bening dan jumlahnya banyak, kapan suhu basal tubuh naik diatas rata-rata, kapan ovulation kit (alat pendeteksi masa subur) menunjukkan positif. Lalu tambahkan dengan 14 hari, maka itu adalah perkiraan bunda mengalami haid.

Banyak bunda-bunda (termasuk saya tempo dulu) merasa telat haid, padahal belum, atau malah ovulasi saja belum.

Selama saya mencari ovulasi sebenarnya tersebut, dalam satu tahun ini, saya mengalami kegalauan hanya 2 kali, yaitu saat saya salah membaca grafik.

Selebihnya nggak pernah merasakan galau karena KeGeeRan merasa telat. Padahal siklus saya terpendek 30 hari, terpanjang 40 hari. Bahkan, perkiraan haid hari pertama hampir selalu tepat.

So, masih mau jadi produk "Galau" lagi?

Kalau saya sih, enggak mau...


Tengok juga Mengetahui Masa Subur dengan Suhu Tubuh

Senin, 08 April 2013

Sudah Telat Haid, Test Pack Negatif, Kenapa?



Hayooo, siapa yang sudah ngalami seperti saya? angkat alis ! 
Yup, bener banget, saya baru saja mengalami hal ini bunda. Dan ini adalah moment paling "STRES" paling "GALAU" paling paling paling deh pokoknya.


Yuk kita tengok tentang ini dulu :
  • Jika bunda menghitung masa subur dan siklus, dengan metode menghitung hari / kalender, maka hal seperti ini sangat rentan dialami oleh bunda, apalagi bunda memiliki siklus yang tidak teratur. Sasaran Empuk untuk Galau.
  • Bunda-bunda yang mendeteksi masa subur dengan Pendeteksi Air Liur, dan OPK (Ovulation Predicted Kit), dapat mulai melakukan test pack 12 hari setelah alat tersebut menunjukkan positif puncak masa subur. yuhu... alat ini memang yang paling mendekati akurat, dan sangat pas digunakan untuk bunda yang memiliki haid nggak teratur. tinggal diingat-ingat, berapa panjang masa luteal (setelah ovulasi, sebelum haid). rata-rata masa luteal adalah 14 hari, jadi hari ke 15 setelah alat tersebut menunjukkan positif ovulasi, adalah perkiraan hari pertama haid bunda.
  • Metode Suhu Basal Tubuh (bahasa kerennya BBT). Nah, ini lumayan akurat (saya pakai ini soalnya). cuma tidak seakurat OPK. karena membutuhkan perjuangan keras untuk mempelajari dan mengerti grafik suhu basal tubuh. salah menganalisa, bisa salah hitung juga.

Nah, jika bunda mengalami hal yang sama dengan saya, ada 3 kemungkinan.
  • Emang belum telat alias ovulasi mundur. terutama untuk bunda yang menggunakan metode menghitung hari, kan nggak dapat kisi-kisi beneran di hari itu masa subur apa enggak. kalau untuk BBT, bisa jadi salah menganalisa grafik. 

saya dapat saran dari grup sebelah, biar nggak galau, test pack itu kalau udah 2 bulan nggak haid aja. waduh, mana tahan 2 bulan menahan gejolak dada untuk tidak mengecek? saya juga nggak bisa mengikuti saran ini.

  • Memang Hamil, tapi belum terdeteksi. terutama kalau kita buru-buru test pack. pernah, belum telat haid udah test pack? dan hasilnya negatif? dan nangis? padahal udah perasaan hamil kuat banget? tenang, dulu saya pernah juga. dan nangis juga.

  • Test packnya eror. Yup, cek tanggal kadaluwarsanya, apakah bunda menyimpan test pack di kulkas? atau didepan kompor? sebaiknya hindari, karena bisa menyebabkan test pack sakit dan tidak dapat bekerja dengan baik.
Dan yang saya alami adalah nomer 1, dan berharap juga nomer 2.

Saya salah menganalisa grafik, (sebenernya aplikasinya yang salah, wong dimasukkan satu lagi data suhu basal tubuh kok geser ovulasinya, ngeles...). Dan masih dengan senyum terkembang, menunggu kemungkinan kesempatan test pack kedua. (16 hari setelah ovulasi yang baru). Walaupun saya juga agak ngeri lihat siklus ini kemungkinan memanjang jadi 41 hari. dan sudah menyiapkan bekal untuk mulai program hamil ke dokter untuk siklus depan. Ayuuukkk... dilebarin senyumnya, biar stress jauh-jauh, dan kehamilan datang menghampiri.


Update : Btw, tenyata siklus saya jadi 39 hari, yowes lah, nggak apa-apa, nggak jauh beda dari 38 hari. ^_^

Sabtu, 23 Februari 2013

Penantian Hamil Bulan ke-9

Huft,
udah masuk bulan ke 9 setelah baby twin lahir, masih menunggu dan menunggu.

Gregetan pengen ke dokter, tapi juga masih pengen program alami aja sendiri.

Pengen nyobain macem-macem (misalnya nature-e, madu, propolis dsb), tapi masih pengen hidup sehat aja dan biarkan terjadi dengan alami.

Selama ini pakai BBT untuk mendeteksi masa subur.
http://anita-intan.blogspot.com/2012/05/mengetahui-masa-subur-suhu-tubuh.html

Hmmm... semoga siklus ini berhasil. Aamiin