Catatan saat-saat aku menjadi wanita, istri dan ibu, dari sebuah keluarga yang luar biasa.
Tampilkan postingan dengan label Reproduksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reproduksi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Maret 2014
Akhirnya Positif, Aku Hamil
Program Hamil kali ini, sebenarnya adalah program hamil paling stres. Paling pasrah. Udah nggak ngarep. Karena dokter udah bilang ini siklus terakhir pakai clomid, kalau belum berhasil, HSG dulu baru lanjut. Down, gemes, hopeless... aaaarrrggghhh... Sampai akhirnya keluar kata-kata : "Udahlah, kalau emang rezeki, mau ngapain aja pasti jadi."
Peraturan program hamil yang paling beda dari program ini :
- Saat 'bikin', dinikmati sepenuh jiwa.
===> jadi kalau pengen ya bikin, mau tiap hari, sehari 3 kali, sehari 10 kali... terserah.
- Jadi diri sendiri
===> Kalau nggak suka, saya bilang nggak suka. Nggak cocok masakan mertua, ya bikin lauk sendiri. Ada masalah sama orang, adu argumen sampai selesai dan damai. Pokoknya, saya jadi diri sendiri. Kalau nggak suka ya silahkan pergi, kalau suka, ya sini sama saya... hahahaha (ketawa monster)
- Ibadah
===> Yang sebelumnya diniatin punya anak, saya ganti deh, saya ikhlasin, pokoknya dibikin enteng aja, sepenuh hati.
- Minum asam folat 400mcg, Vitamin E 400IU, Multivitamin dari dokter. Dan suami juga minum
- Nyoba lagi minum kaplet wulandari 7 hari sebelum perkiraan haid (nggak kuat, cuma bertahan 2 hari)
tanggal 2 Maret 2014
Entah ada ilham apa., jam 02.16 pagi, kebangun dan ada feeling buat test pack, dan alhamdulillah, ada tes pack nganggur juga di deket kamar mandi. Bismillah, capcus... di tes di kamar mandi.
Kesan pertama, ooo... negatif... ya iyalah, telat aja belum.
langsung tes pack saya taruh di atas kloset, dan saya tinggal wudhu. (ceritanya mau curhat / ngadu kalau tes packnya negatif).
Pas udah selesai, dan sekalian mau dibuang... lho... lho... lho... kok ada 2 garis, satunya samar sih... jangan-jangan... gedubrak gedubruk... nyari senter... kyaaaa... beneran dua garis...
Bangunin suami, minta didoain moga-moga beneran hamil.
Dan dari diskusi panjang dengan suami, akhirnya sepakat, tiap hari tes pack terus, biar tahu perkembangan hormon HCGnya bagus nggak, khawatir kejadian hamil kimia terulang lagi.
tanggal 3 Maret - 7 Maret 2014
tes pack terus, makin lama senyumnya makin lebar, tes pack tambah jelas... Makin yakin kalau hamil.
tapiiii... kok masih samar aja... kapan jelasnya? Jadi deg-degan... karena test pack tinggal 1, sepakat lagi test pack ulang tanggal 10 Maret.
Lihat suhu basal tubuh, masih betah aja nongkrong di atas rata-rata... jadi tambah excited...
tanggal 10 Maret 2014
payudara membesar, baru sadar kalau banyak bra yang bikin sesak nafas sekarang, puting jadi senewen, sakit banget kalau disentuh. buat naik mobil bawaanya pengen ngosongin isi perut... mabok berat... berrrrr... gejala hamil mulai berulah... seneng-seneng sendu...
tes pack hasilnya positif jelas banget... alhamdulillah... legaaaaaa
sayangnya di USG belum kelihatan... ya iya, lagi puasa pas USG, inget kehamilan sebelumnya habis 3 botol air dulu sebelum USG biar kelihatan... boro-boro satu botol, saur tadi aja cuma 2 gelas kecil, dan sudah banyak yang keluar... hiks hiks... nggak apa-apalah, tunggu 2 minggu lagi...
Semoga kehamilanku yang ketiga ini lancar jaya... baby sehat, lengkap, normal... dan kelak jadi anak sholeh/sholehah. Aamiin.
Selasa, 18 Februari 2014
Tahap-tahap Program Hamil
Sekarang, saya mau berbagi informasi mengenai tahap-tahap program hamil yang saya lakukan.
Nah, program hamil ini bukan acuan baku ya bunda, karena berbeda kasus, maka bisa jadi tahapnya berbeda juga dengan yang saya jalani. Semoga bermanfaat
Tahap I
Program hamil mandiri. (waktunya berkisar 1-2 tahun). Nah, ini adalah tahap paling alami. Selama kurun waktu tersebut, bunda cukup mempersiapkan kehamilan sebaik mungkin, bisa ditambah dengan mengkonsumsi asam folat 400mcg, dan berhubungan di masa subur.
Jika selama kurun waktu tersebut bunda belum mendapatkan kehamillan (atau 6 bulan mencoba, bagi yang berusia diatas 30 tahun), maka program hamil naik satu tingkat lagi.
Tahap II
Pemeriksaan ke dokter.
untuk pemeriksaan awal, lakukan di haid hari ke 2-3. Bunda biasanya akan menjalani USG untuk mengetahui kondisi rahim dan telur. Jika ukuran sel telur bagus, dan rahim tidak ada masalah, dokter biasanya cukup meresepkan bunda asam folat dan vitamin-e.
Pada tahap ini, bunda bisa mendiskusikan test apakah yang direkomendasikan oleh dokter, kemungkinan-kemungkinan penghambat kehamilan dll.
Di tahap ini, ada juga dokter yang langsung bersamaan dengan tahap berikutnya
Tahap III
Pemberian penyubur.
Ada banyak sekali macam-macam penyubur, disesuaikan dengan kondisi bunda. Tujuannya adalah untuk memacu ovulasi.
Nah, dari pengalaman saya, tahap ini berlangsung selama 3 siklus haid.
Jika dalam 3 siklus ini belum juga berhasil, maka dilakukan pemeriksaan dari awal, walaupun sudah pernah hamil.
Tahap IV
Tahap ini sebenarnya bisa dirangkum dengan tahap II dan III.
Namun karena saya menjalankan program hamil dengan santai, dan tidak buru-buru intervensi obat, tahap ini baru masuk setelah 3 kali menjalani tahap III dan belum berhasil.
Di tahap ini, saya dibebaskan dari penyubur. Direkomendasikan untuk melakukan tes analisa sperma (suami), HSG (untuk mengetahui kondisi tuba), dan pap smear.
Saat ini, tahap ini baru masuk perencaan, karena saat saya menulis ini, saya baru menjalani tahap III di siklus ketiga, dan suami sudah menjalani analisa sperma.
Tahap V
Jika diketahui ada masalah pada sperma, dan atau tuba, sudah melakukan pengobatan namun belum juga berhasil, maka bunda bisa masuk ke tahap ini, Yaitu tahap inseminasi.
Dimana sperma (yang sudah di pilih hanya kualitas bagus) akan langsung dimasukkan sedekat mungkin dengan sel telur menggunakan alat, dan dibantu oleh dokter. Sayangnya, keberhasilan tahap ini hanya 20%.
Tahap VI
Tahap ini masuk jika kedua saluran tuba bunda mampet. dimana sangat kecil sekali kemungkinan untuk sperma dan sel telur bertemu. Maka pilihan selanjutnya adalah mempertemukan sperma dan sel telur di luar rahim, atau dikenal dengan bayi tabung.
Sekian dari saya.
Tahap-tahapan ini hanyalah berdasarkan pengalaman pribadi, mohon untuk bunda yang sedang menjalani program hamil untuk mengkonsultasikan perencaan kehamilan dengan dokter masing-masing.
Semoga bermanfaat.
Nah, program hamil ini bukan acuan baku ya bunda, karena berbeda kasus, maka bisa jadi tahapnya berbeda juga dengan yang saya jalani. Semoga bermanfaat
Tahap I
Program hamil mandiri. (waktunya berkisar 1-2 tahun). Nah, ini adalah tahap paling alami. Selama kurun waktu tersebut, bunda cukup mempersiapkan kehamilan sebaik mungkin, bisa ditambah dengan mengkonsumsi asam folat 400mcg, dan berhubungan di masa subur.
Jika selama kurun waktu tersebut bunda belum mendapatkan kehamillan (atau 6 bulan mencoba, bagi yang berusia diatas 30 tahun), maka program hamil naik satu tingkat lagi.
Tahap II
Pemeriksaan ke dokter.
untuk pemeriksaan awal, lakukan di haid hari ke 2-3. Bunda biasanya akan menjalani USG untuk mengetahui kondisi rahim dan telur. Jika ukuran sel telur bagus, dan rahim tidak ada masalah, dokter biasanya cukup meresepkan bunda asam folat dan vitamin-e.
Pada tahap ini, bunda bisa mendiskusikan test apakah yang direkomendasikan oleh dokter, kemungkinan-kemungkinan penghambat kehamilan dll.
Di tahap ini, ada juga dokter yang langsung bersamaan dengan tahap berikutnya
Tahap III
Pemberian penyubur.
Ada banyak sekali macam-macam penyubur, disesuaikan dengan kondisi bunda. Tujuannya adalah untuk memacu ovulasi.
Nah, dari pengalaman saya, tahap ini berlangsung selama 3 siklus haid.
Jika dalam 3 siklus ini belum juga berhasil, maka dilakukan pemeriksaan dari awal, walaupun sudah pernah hamil.
Tahap IV
Tahap ini sebenarnya bisa dirangkum dengan tahap II dan III.
Namun karena saya menjalankan program hamil dengan santai, dan tidak buru-buru intervensi obat, tahap ini baru masuk setelah 3 kali menjalani tahap III dan belum berhasil.
Di tahap ini, saya dibebaskan dari penyubur. Direkomendasikan untuk melakukan tes analisa sperma (suami), HSG (untuk mengetahui kondisi tuba), dan pap smear.
Saat ini, tahap ini baru masuk perencaan, karena saat saya menulis ini, saya baru menjalani tahap III di siklus ketiga, dan suami sudah menjalani analisa sperma.
Tahap V
Jika diketahui ada masalah pada sperma, dan atau tuba, sudah melakukan pengobatan namun belum juga berhasil, maka bunda bisa masuk ke tahap ini, Yaitu tahap inseminasi.
Dimana sperma (yang sudah di pilih hanya kualitas bagus) akan langsung dimasukkan sedekat mungkin dengan sel telur menggunakan alat, dan dibantu oleh dokter. Sayangnya, keberhasilan tahap ini hanya 20%.
Tahap VI
Tahap ini masuk jika kedua saluran tuba bunda mampet. dimana sangat kecil sekali kemungkinan untuk sperma dan sel telur bertemu. Maka pilihan selanjutnya adalah mempertemukan sperma dan sel telur di luar rahim, atau dikenal dengan bayi tabung.
Sekian dari saya.
Tahap-tahapan ini hanyalah berdasarkan pengalaman pribadi, mohon untuk bunda yang sedang menjalani program hamil untuk mengkonsultasikan perencaan kehamilan dengan dokter masing-masing.
Semoga bermanfaat.
Senin, 08 Juli 2013
Program Hamilku : Vitamin E
Akhirnya bulan Juli dateng.
Hati udah mulai tenang, setelah Mei 2012 lalu kepergian twin. Akhirnya suami sudah mulai legowo kalau program hamil kali ini, butuh sokongan. Butuh usaha lebih. Nggak cuma asal bikin aja nanti jadi... hehehe
Agak terharu dan bahagia waktu main ke Yogya dan diajak mampir ke Apotek. Kirain mau beli suplemen fitness. Eh, ternyata suamiku tercinta memilih-milih vitamin E dan minyak ikan.
Sempet dapet rekomendasi dari temen dokter nyoba mereknya Wellness, sayangnya di apotek nggak ada, jadi pilihan jatuh ke SEA-QUILL Vitamin E-400 IU. Langsung borong beli satu botol (120 softgels). Harganya sekitar Rp 190.xxx,- Lupa tepatnya berapa. Jatuhnya lebih murah daripada Nature E, Ever E atau Nourish Skin. Tapi emang sekali beli, lumayan mahal menurutku.
Agak khawatir waktu search di mbah Google, ada yang bilang 400IU itu kebanyakan, apalagi mengingat usiaku yang baru 21. Katanya 100 IU aja cukup, Lah, masalahnya ini softgel, mana bisa dicuil?
Akhirnya kelabakan buka buku dari Dr OZ, eh, disana menyebutkan untuk program hamil 200 IU 2 kali sehari. Legaaaa... rasanya hatiku....
Tengok-tengok di forum bumil, mereka juga diresepkan 400 IU, dan banyak yang berhasil.
Yah, semoga aku juga bernasib sama. Aamiin
Testimoni pakai vitamin ini :
Sementara itu aja testimoninya. Belum ada efek yang lain menurutku.
Semoga saja Bulan Ramadhan ini, Berhasil HAMIL. AAMIIN
Saya doakan semoga yang lagi baca dan promil juga, berhasil hamil juga ya.
Semangat terus !!!
Hati udah mulai tenang, setelah Mei 2012 lalu kepergian twin. Akhirnya suami sudah mulai legowo kalau program hamil kali ini, butuh sokongan. Butuh usaha lebih. Nggak cuma asal bikin aja nanti jadi... hehehe
Agak terharu dan bahagia waktu main ke Yogya dan diajak mampir ke Apotek. Kirain mau beli suplemen fitness. Eh, ternyata suamiku tercinta memilih-milih vitamin E dan minyak ikan.
Sempet dapet rekomendasi dari temen dokter nyoba mereknya Wellness, sayangnya di apotek nggak ada, jadi pilihan jatuh ke SEA-QUILL Vitamin E-400 IU. Langsung borong beli satu botol (120 softgels). Harganya sekitar Rp 190.xxx,- Lupa tepatnya berapa. Jatuhnya lebih murah daripada Nature E, Ever E atau Nourish Skin. Tapi emang sekali beli, lumayan mahal menurutku.
Agak khawatir waktu search di mbah Google, ada yang bilang 400IU itu kebanyakan, apalagi mengingat usiaku yang baru 21. Katanya 100 IU aja cukup, Lah, masalahnya ini softgel, mana bisa dicuil?
Akhirnya kelabakan buka buku dari Dr OZ, eh, disana menyebutkan untuk program hamil 200 IU 2 kali sehari. Legaaaa... rasanya hatiku....
Tengok-tengok di forum bumil, mereka juga diresepkan 400 IU, dan banyak yang berhasil.
Yah, semoga aku juga bernasib sama. Aamiin
Testimoni pakai vitamin ini :
- Kulit jadi halus, jerawat mundur teratur, dan wajah bersinar. (asyik asyik asyik)
- Waktu pertama minum itu tanggal 1 Juli, masuk ke hari ke-16 siklus. Biasanya puncak masa subur di skitar hari ke-24. Eh, ternyata, masa suburnya maju, jadi hari ke 19. (plok plok plok... alamat siklus haid mulai bagus).
Sementara itu aja testimoninya. Belum ada efek yang lain menurutku.
Semoga saja Bulan Ramadhan ini, Berhasil HAMIL. AAMIIN
Saya doakan semoga yang lagi baca dan promil juga, berhasil hamil juga ya.
Semangat terus !!!
Galau ! Sudah Telat, Test Pack Kok Negatif?
Karena banyak yang GALAU karena merasa telat haid, tapi takut TP,
Maka mari kita berdiskusi.
"Apakah bunda benar-benar sudah telat haid?"
Saya termasuk produk "Galau Merasa Telat, TP Negatif" pada keguguran pertama hingga kehamilan kedua.
Selama itu, saya mendeteksi haid dengan menghitung, memakai aplikasi, atau kalkulator masa subur. Yang ada, saya tambah stres, karena stiap bulan selama 1 tahun itu, saya merasa telat trus. (kebayang kan berapa test pack yang dihabisin)
Setelah keguguran kedua, saya mulai melahap ilmu berkaitan dengan ini. Ternyata, rumus menghitung sama sekali tidak akurat untuk yang memiliki haid nggak teratur (walaupun jaraknya 1-2 hari saja). Apapun itu rumusnya, dalam hal memprediksi kapan dilakukannya test pack, dan kapan dikatakan telat haid.
Untuk bunda yang memiliki haid tidak konsisten, atau baru saja keguguran. Sebaiknya, coba ubah rumusnya, jangan mencari perkiraan haid, tapi cari, kapan ovulasi sebenernya terjadi (benar-benar terjadi, bukan perkiraan).
Caranya, bisa dengan dicatat, kapan ada lendir bening dan jumlahnya banyak, kapan suhu basal tubuh naik diatas rata-rata, kapan ovulation kit (alat pendeteksi masa subur) menunjukkan positif. Lalu tambahkan dengan 14 hari, maka itu adalah perkiraan bunda mengalami haid.
Banyak bunda-bunda (termasuk saya tempo dulu) merasa telat haid, padahal belum, atau malah ovulasi saja belum.
Selama saya mencari ovulasi sebenarnya tersebut, dalam satu tahun ini, saya mengalami kegalauan hanya 2 kali, yaitu saat saya salah membaca grafik.
Selebihnya nggak pernah merasakan galau karena KeGeeRan merasa telat. Padahal siklus saya terpendek 30 hari, terpanjang 40 hari. Bahkan, perkiraan haid hari pertama hampir selalu tepat.
So, masih mau jadi produk "Galau" lagi?
Kalau saya sih, enggak mau...
Tengok juga Mengetahui Masa Subur dengan Suhu Tubuh
Maka mari kita berdiskusi.
"Apakah bunda benar-benar sudah telat haid?"
Saya termasuk produk "Galau Merasa Telat, TP Negatif" pada keguguran pertama hingga kehamilan kedua.
Selama itu, saya mendeteksi haid dengan menghitung, memakai aplikasi, atau kalkulator masa subur. Yang ada, saya tambah stres, karena stiap bulan selama 1 tahun itu, saya merasa telat trus. (kebayang kan berapa test pack yang dihabisin)
Setelah keguguran kedua, saya mulai melahap ilmu berkaitan dengan ini. Ternyata, rumus menghitung sama sekali tidak akurat untuk yang memiliki haid nggak teratur (walaupun jaraknya 1-2 hari saja). Apapun itu rumusnya, dalam hal memprediksi kapan dilakukannya test pack, dan kapan dikatakan telat haid.
Untuk bunda yang memiliki haid tidak konsisten, atau baru saja keguguran. Sebaiknya, coba ubah rumusnya, jangan mencari perkiraan haid, tapi cari, kapan ovulasi sebenernya terjadi (benar-benar terjadi, bukan perkiraan).
Caranya, bisa dengan dicatat, kapan ada lendir bening dan jumlahnya banyak, kapan suhu basal tubuh naik diatas rata-rata, kapan ovulation kit (alat pendeteksi masa subur) menunjukkan positif. Lalu tambahkan dengan 14 hari, maka itu adalah perkiraan bunda mengalami haid.
Banyak bunda-bunda (termasuk saya tempo dulu) merasa telat haid, padahal belum, atau malah ovulasi saja belum.
Selama saya mencari ovulasi sebenarnya tersebut, dalam satu tahun ini, saya mengalami kegalauan hanya 2 kali, yaitu saat saya salah membaca grafik.
Selebihnya nggak pernah merasakan galau karena KeGeeRan merasa telat. Padahal siklus saya terpendek 30 hari, terpanjang 40 hari. Bahkan, perkiraan haid hari pertama hampir selalu tepat.
So, masih mau jadi produk "Galau" lagi?
Kalau saya sih, enggak mau...
Tengok juga Mengetahui Masa Subur dengan Suhu Tubuh
Senin, 08 April 2013
Sudah Telat Haid, Test Pack Negatif, Kenapa?
Hayooo, siapa yang sudah ngalami seperti saya?
angkat alis !
Yup, bener banget, saya baru saja mengalami hal ini bunda. Dan ini adalah
moment paling "STRES" paling "GALAU" paling paling paling
deh pokoknya.Yuk kita tengok tentang ini dulu :
- Jika bunda menghitung masa subur dan siklus, dengan metode menghitung hari / kalender, maka hal seperti ini sangat rentan dialami oleh bunda, apalagi bunda memiliki siklus yang tidak teratur. Sasaran Empuk untuk Galau.
- Bunda-bunda yang mendeteksi masa subur dengan Pendeteksi Air Liur, dan OPK (Ovulation Predicted Kit), dapat mulai melakukan test pack 12 hari setelah alat tersebut menunjukkan positif puncak masa subur. yuhu... alat ini memang yang paling mendekati akurat, dan sangat pas digunakan untuk bunda yang memiliki haid nggak teratur. tinggal diingat-ingat, berapa panjang masa luteal (setelah ovulasi, sebelum haid). rata-rata masa luteal adalah 14 hari, jadi hari ke 15 setelah alat tersebut menunjukkan positif ovulasi, adalah perkiraan hari pertama haid bunda.
- Metode Suhu Basal Tubuh (bahasa kerennya BBT). Nah, ini lumayan akurat (saya pakai ini soalnya). cuma tidak seakurat OPK. karena membutuhkan perjuangan keras untuk mempelajari dan mengerti grafik suhu basal tubuh. salah menganalisa, bisa salah hitung juga.
- Emang belum telat alias ovulasi mundur. terutama untuk bunda yang menggunakan metode menghitung hari, kan nggak dapat kisi-kisi beneran di hari itu masa subur apa enggak. kalau untuk BBT, bisa jadi salah menganalisa grafik.
saya dapat saran dari grup sebelah, biar nggak galau, test pack itu kalau udah
2 bulan nggak haid aja. waduh, mana tahan 2 bulan menahan gejolak dada untuk
tidak mengecek? saya juga nggak bisa mengikuti saran ini.
Saya salah menganalisa grafik, (sebenernya aplikasinya yang salah, wong dimasukkan satu lagi data suhu basal tubuh kok geser ovulasinya, ngeles...). Dan masih dengan senyum terkembang, menunggu kemungkinan kesempatan test pack kedua. (16 hari setelah ovulasi yang baru). Walaupun saya juga agak ngeri lihat siklus ini kemungkinan memanjang jadi 41 hari. dan sudah menyiapkan bekal untuk mulai program hamil ke dokter untuk siklus depan. Ayuuukkk... dilebarin senyumnya, biar stress jauh-jauh, dan kehamilan datang menghampiri.
Update : Btw, tenyata siklus saya jadi 39 hari, yowes lah, nggak apa-apa, nggak jauh beda dari 38 hari. ^_^
- Memang Hamil, tapi belum terdeteksi. terutama kalau kita buru-buru test pack. pernah, belum telat haid udah test pack? dan hasilnya negatif? dan nangis? padahal udah perasaan hamil kuat banget? tenang, dulu saya pernah juga. dan nangis juga.
- Test packnya eror. Yup, cek tanggal kadaluwarsanya, apakah bunda menyimpan test pack di kulkas? atau didepan kompor? sebaiknya hindari, karena bisa menyebabkan test pack sakit dan tidak dapat bekerja dengan baik.
Saya salah menganalisa grafik, (sebenernya aplikasinya yang salah, wong dimasukkan satu lagi data suhu basal tubuh kok geser ovulasinya, ngeles...). Dan masih dengan senyum terkembang, menunggu kemungkinan kesempatan test pack kedua. (16 hari setelah ovulasi yang baru). Walaupun saya juga agak ngeri lihat siklus ini kemungkinan memanjang jadi 41 hari. dan sudah menyiapkan bekal untuk mulai program hamil ke dokter untuk siklus depan. Ayuuukkk... dilebarin senyumnya, biar stress jauh-jauh, dan kehamilan datang menghampiri.
Update : Btw, tenyata siklus saya jadi 39 hari, yowes lah, nggak apa-apa, nggak jauh beda dari 38 hari. ^_^
Minggu, 25 November 2012
Mengetahui Masa Subur (Menghitung Hari)
Metode Menghitung Hari
Margin Eror : ada beberapa wanita yg memiliki masa luteal / masa sebelum ovulasi kurang dari 14 hari atau lebih panjang dari 14 hari, bahkan setiap siklus bisa terjadi ovulasi dengan waktu yg berbeda-beda.
Haid Teratur
Haid Tidak Teratur
*(dari Hari Pertama Haid sampai hari terakhir sebelum haid berikutnya)
Sebaiknya, lakukan secepat mungkin setelah haid anda selesai, karena sperma dapat bertahan selama 3 - 5 hari dalam lendir serviks.
Semoga Bermanfaat.
Anita Intan Sari
Yuk Gabung di Fitness for Woman dan Pusat Bugar
Margin Eror : ada beberapa wanita yg memiliki masa luteal / masa sebelum ovulasi kurang dari 14 hari atau lebih panjang dari 14 hari, bahkan setiap siklus bisa terjadi ovulasi dengan waktu yg berbeda-beda.
Haid Teratur
- Catat Siklus Menstruasi* selama 3 kali siklus.
- Lalu ambil angka rata-rata.
- Kurangi Angka rata-rata dengan 14
- Jadi Misalnya : haid anda datang setiap 23 hari, 23 - 14 = 9, jadi 9 hari setelah haid Anda dimulai adalah hari yg terbaik untuk bercinta dan menjadi hamil.
Haid Tidak Teratur
- Catat Siklus Menstruasi selama 6 kali siklus
- Kurangi siklus terpendek dengan 18, kurangi siklus terpanjang dengan 11
- Jadi misalnya, siklus terpendek 30 hari - 18 = 12, terpanjang 40 - 11 = 29. jadi, 12 - 29 hari setelah haid anda dimulai adalah waktu terbaik untuk bercinta dan menjadi hamil.
*(dari Hari Pertama Haid sampai hari terakhir sebelum haid berikutnya)
Sebaiknya, lakukan secepat mungkin setelah haid anda selesai, karena sperma dapat bertahan selama 3 - 5 hari dalam lendir serviks.
Semoga Bermanfaat.
Anita Intan Sari
Yuk Gabung di Fitness for Woman dan Pusat Bugar
Senin, 06 Agustus 2012
Bahaya Memakai Pembalut Wanita
Sekilas tentang pembalut wanita :
Saat wanita haid / nifas dan menggunakan pembalut yang sama lebih dari 6 jam, maka beresiko mengalami bahaya yg mengancam jiwa, yang disebut toxic shock syndrome (sindrom TS).
Dimana tubuh membuat racun dari bakteri vagina yg tumbuh subur pada pembalut, menyebabkan pelepasan racun besar-besaran yang menyerang tubuh dan menyebabkan syok, serta berpotensi mematikan.
Oleh karena itu sebaiknya mengganti pembalut sebelum tidur dan idealnya mengganti setiap 3-4jam.
Semoga bermanfaat.
www.facebook.com/anitaintan
Senin, 21 Mei 2012
Mengetahui Masa Subur (Suhu Tubuh)
Berikut ini adalah salah satu cara mengetahui masa subur / kapan terjadinya ovulasi.
Yaitu dengan mengukur suhu tubuh saat bangun tidur dan belum melakukan aktifitas apapun.
Misalnya :
saat sebelum ovulasi suhu badan berkisar 36,11 C - 36,5 C
mendekati ovulasi suhu badan akan naik menjadi sekitar 36,55 C
Pedoman diatas hanyalah perkiraan. Dikarenakan perbedaan selisih yang sedikit sekali, lebih efektif jika pencatatan dilakukan secara berkala dan dibuat grafik, sehingga akan terlihat jelas perbedaannya. Masa ovulasi akan ditunjukkan dengan perubahan suhu tubuh yang signifikan (lebih tinggi dari suhu rata-rata), dengan catatan sedang tidak mengalami demam ya.
Contoh Grafik Suhu Basal Tubuh , Hamil
Contoh Grafik Suhu Basal Tubuh, Haid
Karena setiap wanita memiliki suhu basal yg berbeda-beda, silahkan menghitung rata-rata masing-masing.Atau, silahkan coba join ke http://www.fertilityfriend.com
Semoga bermanfaat !
Anita Intan Sari
Langganan:
Postingan (Atom)



